Produksi Ikan

Kegiatan Monitoring di PT. BCI (Banyuwangi Cannery Indonesia) Banyuwangi

Penulis : , | 25/05/2018 09:50

Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pengawasan dan pengendalian sumberdaya perikanan dan kelautan, melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang tata ruang pengelolaan laut, pesisir dan pulau-pulau kecil serta melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang kelautan dan perikanan.

Salah satu tugas dari Seksi Pengawasan UPT P2SKP Muncar adalah melakukan kegiatan pemantauan atau monitoring pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan di wilayah kabupaten Banyuwangi dan Situbondo. Monitoring dilaksanakan pada hari selasa 22 mei 2018 di salah satu perusahaan perikanan yaitu PT. BCI (Banyuwangi Cannery Indonesia). Perusahaan yang bergerak pada produksi ikan pelagis besar (Tuna, Baby Tuna dan Cakalang) tersebut mendapatkan supply bahan baku dari berbagai daerah. Baik dari lokal (sendang biru, grajagan, pancer, banyuwangi) maupun luar jawa (kendari, papua, bali). Bahkan jika musim ikan sedang sepi mereka sampai impor ke luar negeri.

PT. BCI berdiri yang pada tahun 2010 sampai sekarang sudah mempunyai karyawan sebanyak 250 orang yang terdiri dari karyawan borongan, harian dan tetap. Rata-rata produksi mereka adalah 10-15 ton/hari dengan produk akhir canning atau kaleng. Beberapa permasalahan yang dihadapi mereka adalah kurangnya supply atau ketersediaan bahan baku dan masih banyak supplier yang belum menyertakan Surat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) dan atau SKPI/SKAI (Surat Keterangan Penangkapan Ikan/Surat Keterangan Asal Ikan) setiap kali mereka mengirimkan ikannya ke perusahaan

Dengan melihat dan memahami dua permasalahan/kendala tersebut, sebenarnya pihak perusahaan bersama para stakeholder terkait sudah mengupayakan berbagai cara seperti melakukan ekspansi untuk mencari sumber bahan baku ke berbagai pelosok nusantara. Dan sering melakukan sosialisasi dan koordinasi kepada nelayan atau supplier tentang prosedur penangkapan ikan sampai distribusi pemasaran ke buyer atau pembeli