Produksi Ikan

RAPAT MONITORING DAN EVALUASI UNIT PENGOLAHAN IKAN DI SEKITAR PPN PENGAMBENGAN

Penulis : , | 24/04/2018 14:44

PPN Pengambengan News, Dalam Upaya optimalisasi peran PPN Pengambengan dalam memfasilitasi para pelaku usaha perikanan khususnya Unit Pengolhan Ikan (UPI) yang ada di sekitar wilayah PPN Pengambengan, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan Bapak Dr. Bagus Oktori Sutrisno, A.Pi, MM  pada tanggal 23 April 2018 kemarin mengundang para pelaku usaha UPI untuk diajak berdialog terkait dengan perkembangan UPI.

Mengambil tempat di Ruang Rapat Kantor PPN Pengambengan Kepala Pelabuhan membuka acara rapat yang di hadiri oleh Perwakilan dari 8 (Delapan) UPI dari 13 (Tiga belas) UPI di lingkungan PPN Pengambengan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali dan BKIPM Denpasar serta pejabat struktural PPN Pengambengan. Tujuan dilakukan pertemuan ini adalah untuk melaksanakan fungsi pelabuhan sebagai Fasilitator untuk memperkuat UPI dan membahas permasalah-permasalahan yang saat ini di hadapi oleh UPI. Adanya issue cacing pada produk ikan kaleng menyebabkan menurunnya permintaan pasar, keterbatasan supplai Bahan Baku, harga Bahan Baku mahal baik lokal maupun impor, izin Pemasukan  Hasil Perikanan (IPHP) jangka waktunya terlalu pendek (6 Bulan) dan kuotanya terbatas, permasalahan ini yang saat ini di hadapi oleh UPI sehingga membuat pengusaha di wilayah Pengambengan tidak bisa berkembang dan hanya bertahan dengan supply ikan dari Jawa bahwan harus impor dari beberapa Negara diantaranya dari Pakistan, Maroko, Yaman, Oman, India, Cina dan Jepang.

Dari permasalahan-permasalahan tersebut para pengusaha UPI mengusulkan beberapa usulan dalam mengatasi permasahan tersebut diantaranya yaitu : 1) Perlunya edukasi masyarakat bahwa produk produk ikan kaleng aman dikonsumsi; 2) Pengurusan Izin Pemasukan  Hasil Perikanan (IPHP) agar dipermudah, dipercepat, dan diperpanjang masa berlakunya menjadi 1 (Satu) Tahun serta ditambah kuotanya; 3) Penerbitan Sertifikat Pelepasan dari BKIPM supaya permudah dan dipercepat; 4) Fasilitasi pengadaan bahan baku dari luar Jawa , antara lain sosialisasi Adanya informasi mengenai ketersedian bahan baku misalnya dari website : http://www.pipp.djpt.kkp.go.id; 5) Mendorong APIKI untuk menjaga stabilitas Harga bahan baku dan produksi ikan kaleng di lingkungan PPN Pengambengan; 6) Memanfaatkan Coldstorage untuk dapat membantu menstabilkan pasokan dan harga ikan;7) Perlu adanya crane untuk mengangkut ikan dari kapal menuju TPI untuk menjaga mutu ikan.