Produksi Ikan

STIE Perbanas Studi Banding ke PPS Cilacap

Penulis : , | 15/08/2017 08:05

Cilacap,10/08/2017 –Studi banding STIE Perbanas Surabaya beserta stake holders ke Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap disambut oleh Kepala PPS Cilacap, Ir. Bambang Ariadi, MM, Rabu 9 Agustus 2017.

Kepala PPS Cilacap yang didampingi Kepala Bidang Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran, Mudakir, A.Pi, MM memberikan sambutan dan pengarahan dengan presentase mengenai sejarah dan operasional  di PPS Cilacap.

Peserta yang mengikuti kegiatan studi banding terdiri dari Bapeda dan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Petani tambak dan ibu-ibu pengolah hasil tambak serta dosen pendamping dari STIE Perbanas Surabaya.

Kegiatan studi banding ke PPS Cilacap tersebut terkait dengan pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil laut. Perlu diketahui bahwa Kabupaten Sidoarjo telah ditetapkan 3 kawasan Minapolitan dan saat ini masih dalam tahap pengembangan sehingga perlu adanya studi banding ke Kabupaten Cilacap khususnya PPS Cilacap.

Sebagai informasi tambahan bahwa Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap merupakan Zona Inti kawasan Minapoltan khusus perikanan tangkap sesuai dengan Keputusan Bupati Cilacap Nomor: 556/274/19/h.2010 tentang lokasi kawasan Minapolitan di Kabupaten Cilacap.

Selain itu PPS Cilacap adalah Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas antara lain memberikan pelayanan terhadap kapal-kapal yang akan melakukan operasi penangkapan ikan dan pembongkaran ikan.

Usai melakukan ramah tamah di ruang rapat PPS Cilacap, peserta studi banding juga melakukan kunjungan lapangan yang pandu oleh Kepalas Seksi Tata Kelola Sarana dan Prasarana PPS CIlacap, Sulis Kurniyawati, S.ST ke tempat pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang berada di Kawasan PPS Cilacap.

Dengan adanya studi banding tersebut Kawasan Minapolitan di Kabupaten Sidoarjo akan menjadi kawasan yang unggul seperti kawasan Minapolitan di Kabupaten Cilacap. (cs)