Produksi Ikan

Produksi dan Pelayanan Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong

Penulis : , | 31/07/2017 15:59

Brondong- Hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong hari ini, Jumat, 28 Juli 2017, dengan menggunakan alat penangkap ikan Dogol/Cantrang dan Rawai/Pancing GT <10 – 30, dengan hasil tangkapan ikan dominan dan ekonomis penting yaitu ikan  a). Biji nangka/Jenggot = 5.872  kg, b). Kakap Merah/Bambangan = 1.960 kg, c). Kapas-kapas volume 7.378 kg, d). Kerapu = 2.127 kg, e). Kuniran berjumlah 18.489  kg, f). Kurisi berat 22.509 kg, g). Kwee/Putihan = 3.006 kg, h). Manyung = 2.603 kg, i). Mata besar/Swanggi = 24.556 kg, j). Remang/Cunang = 710 kg, k).Ikan lainnya (25 jenis ikan la innya) berjumlah 29.628 kg, jumlah total  tangkapan nelayan= 118.838 kg, nilai 2.083.928.333,- dengan jumlah kapal yang bongkar 27 unit.

Produksi dari luar pelabuhan melaui jalur darat menggunakan transportasi Truck yang biasa masuk ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong adalah berasal dari Madura, Juwono, Probolinggo, Jakarta, Bali, Rembang, Surabaya, Sorong, Muncar, Situbondo, ikan yang dominan yaitu ikan a).Layang = 18.500 kg,  b). Tembang/Juwi = 3.000  kg, total Jumlah produksi  = 21.500 kg, dengan nilai Rp. 343.250.000,-

Jumlah total produksi hasil tangkapan nelayan dan produksi dari luar pelabuhan dengan mengunakan tranpsportasi darat hari ini 140.338 kg dengan nilai produksi Rp. 2.427.178.333,-

Kapal keluar hari ini sebanyak 4 unit, merupakan kapal mingguan dengan menggunakan alat tangkap Dogol/Cantrang GT. 10 – 30.

Jumlah perbekalan yang digunakan oleh nelayan saat melaut yaitu : a). Solar = 11.045 liter, b). Oli sebanyak 70 Liter, c). Esi Balok berjumlah 162,5 ton, d). Air dengan jumlah 30.000 liter.

Pelayanan Pelabuhan di PPN Brondong menerbitkan SPB = 11 lembar, SHTI = 3 lembar,Logbook = 7 lembar dan melakukan inspeksi pembongkaran ikan = 10 kapal.