Produksi Ikan

Logistik Untuk Melaut di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong

Penulis : , | 31/07/2017 15:07

Brondong- Hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong hari ini, Sabtu, 22 Juli 2017, dengan menggunakan alat penangkap ikan Dogol/Cantrang dan Rawai/Pancing GT <10 – 30, dengan hasil tangkapan ikan dominan dan ekonomis penting yaitu ikan  a). Biji nangka/Jenggot = 6.461  kg, b). Kakap Merah/Bambangan = 1.610 kg, c). Kapas-kapas volume 6.883 kg, d). Kerapu = 2.239 kg, e). Kuniran berjumlah 20.344  kg, f). Kurisi berat 27.212 kg, g). Kwee/Putihan = 2.398 kg, h). Manyung = 533 kg, i). Mata besar/Swanggi = 29.889 kg, j). Remang/Cunang = 0  kg, k).lain-lain (25 jenis ikan la innya) berjumlah 34.141 kg. jumlah total  tangkapan nelayan= 131.711 kg, nilai Rp. 2.188.218.056,- dengan jumlah kapal yang bongkar 36 unit.

Produksi dari luar pelabuhan melaui jalur darat menggunakan transportasi Truck yang biasa masuk ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong adalah berasal dari Madura, Juwono, Probolinggo, Jakarta, Bali, Rembang, Surabaya, Sorong, Muncar, Situbondo, ikan yang dominan yaitu ikan a).Layang = 23.900 kg,  b). Tongkol = 2.750 kg, c). Ikan Lainnya = 4.350 kg, Total Jumlah produksi  = 31.000 kg, dengan nilai Rp. 562.275.000,-

Jumlah total produksi hasil tangkapan nelayan dan produksi dari luar pelabuhan dengan mengunakan tranpsportasi darat hari ini 162.711 kg dengan nilai produksi Rp. 2.750.493.056,-

Kapal keluar sebanyak 15 unit, merupakan kapal mingguan dan harian dengan menggunakan alat tangkap Dogol/Cantrang GT. 1 – 30.

Jumlah perbekalan yang digunakan oleh nelayan saat melaut yaitu : a). Solar = 39.427 liter, b). Oli sebanyak 240 Liter, c). Esi Balok berjumlah 162,5 ton, d). Air dengan jumlah 72.000 liter.