Produksi Ikan

Produktivitas di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong

Penulis : , | 31/07/2017 14:59

Brondong- Hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong hari ini, Kamis, 20 Juli 2017, dengan menggunakan alat penangkap ikan Dogol/Cantrang dan Rawai/Pancing, dengan hasil tangkapan ikan dominan dan ekonomis penting yaitu ikan  a). Biji nangka = 12.764 kg, b). Kakap Merah/Bambangan = 2.816 kg, c). Kapas-kapas volume 31.247 kg, d). Kerapu = 4.789 kg, e). Kuniran berjumlah 29.846  kg, f). Kurisi berat 27.392 kg, g). Kwee/Putihan = 3.986 kg, h). Manyung = 4.806 kg, i). Mata besar/swanggi = 33.434 kg, j). Remang/Cunang = 3.201  kg, k).lain-lain (25 jenis ikan la innya) berjumlah 64.670  kg. jumlah total  tangkapan nelayan= 238.951 kg, nilai Rp. 4.499.183.167,- dengan jumlah kapal yang bongkar 36 unit.

Produksi dari luar pelabuhan melaui jalur darat menggunakan transportasi Truck yang biasa masuk ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong adalah berasal dari Madura, Juwono, Probolinggo, Jakarta, Bali, Rembang, Surabaya, Sorong, Muncar, Situbondo, ikan yang dominan yaitu ikan a).Layang = 16.000 kg,  b). Ikan Lainnya = 3.600 kg, Total Jumlah produksi  = 19.600 kg, dengan nilai Rp. 351.650.000,-

Jumlah total produksi hasil tangkapan nelayan dan produksi dari luar pelabuhan dengan mengunakan transportasi darat hari ini 258.551 kg dengan nilai produksi Rp. 4.850.833.167,-

Kapal keluar sebanyak 13 unit, merupakan kapal mingguan dan harian dengan menggunakan alat tangkap Dogol/Cantrang dan Rawai/Pancing GT. 1 – 30.

Jumlah perbekalan yang digunakan oleh nelayan saat melaut yaitu : a). Solar = 39.482 liter, b). Oli sebanyak 230 Liter, c). Esi Balok berjumlah 81,25 ton, d). Air dengan jumlah 54.000 liter.

Pelayanan kesyahbandaran di PPN Brondong menerbitkan SHTI = 1 lembar, dan inspeksi pembongkaran ikan = 10 kapal.