Produksi Ikan

Evaluasi dan Optimalisasi K5 dari DLH Provinsi Jatim

Penulis : , | 20/06/2019 09:08

Pertengahan tahun 2019 ini UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan kedatangan tamu dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Optimalisasi dan evaluasi K5 (Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Ketertiban, dan Keselamatan Kerja) menjadi misi utama. Selain harus bersih, lingkungan kantor serta kolam labuh pelabuhan haruslah aman, tertib dan indah serta menggunakan SOP untuk meminimalisir akibat kecelakaan kerja.

Beberapa point penting adalah kebersihan wilayah kolam labuh, hal ini karena bersinggungan langsung dengan ikan hasil tangkapan, kesehatan, dan  kwalitas ikan baik untuk pasar lokal atapun export. Dikarenakan Selatan Jawa termasuk juga Tamperan adalah domain penghasil ikan-ikan dengan pangsa pasar Dunia.

“Sudah berjalan dan terjadwal untuk kebersihan lingkungan pelabuhan, harus intens karena dikolam labuh ini tidak seprti di kantor yang orangnya sedikit. Dikolam labuh harus lebih sering dibersihkan juga membutuhkan banyak personil, “ terang Suparno Kasubag TU menjelaskan.

Salim selaku kepala seksi Operasional Pelabuhan juga menerangkan dengan detail bahwa tahun 2020 akan dibangun IPAL. Hal ini sebagai bentuk upaya kebersihan khususnya saluran air. Pada intinya adalah menanamkan rasa cinta terhadap kebersihan dan keindahan. Jika semua pihak saling menjaga maka akan tercipta keamanan kselamatan serta ketertiban, itulah pesan DLH Provinsi Jatim yang turut didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan.

 

Dhita Shelvi // UPT PPP Tamperan