Produksi Ikan

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perikanan Rakyat di Kab. Lamongan

Penulis : , | 31/03/2019 21:53

Brondong – Di Balai Pertemuan Nelayan PPN Brondong di lakukan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perikanan Rakyat dan bantuan CSR dari BUMN Kab. Lamongan yang di serahkan secara simbolis oleh Kepala Biro Umum, Minggu (24/3/2019).

Gubernur Jawa Timur dalam Sambutannya yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Bpk. Ir. Mohammad Gunawan Saleh, MM, menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki potensi yang luar biasa dalam mendorong nilai ekonomi Indonesia mulai dari potensi budaya sampai dengan potensi kekayaan alam, Konstelasi ekonomi Jawa Timur terhadap Nasional adalah 14,47 % yang merupakan Propinsi dengan share terbesar nomor 2 dari 34 Propinsi secara Nasional. Hal tersebut juga merupakan dukungan atas kerjasama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Jawa Timur secara luas dalam membangun Propinsi Jawa Timur untuk terus berkembang, maju dan berkelanjutan.

Sesuai dengan Nawa Bhakti No. 2 yaitu Jatim Kerja yang bertujuan untuk memperluas Lapangan Pekerjaan dan Membangun Keunggulan Ekonomi Daerah melalui Millenial Job Center guna mencetak Masyarakat millennial yang Profesional di era baru dunia kerja yang berbasis Freelance dengan memfasilitasi startup, membangun akses pemasaran dan pembiayaan usaha, Propinsi Jawa Timur telah melakukan program kolaburasi/Integrasi program diberbagai bidang diantaranya dengan mereduksi tingginya cost logistic antar daerah dan memperkuat pasar domestic dengan menggunakan model ekonomi kepulauan untuk memperkuat basis industri pengolahan diberbagai pulau karena 40% pasar Asean ada di Indonesia, kolaborasi dalam pengembangan etalase perdagangan luar negeri dengan setrategi outward looking pasar Internasional juga dilakukan di Osaka (Jepang), Tianjir (RRT) dan Singapura.

Jawa Timur Juga menerapkan prinsip Semart Economy dimana Jawa Timur juga telah membentuk Smart Investasi melalui East Java Investment Super Corridor (EJISC), Smart Industri e-raw Material, dan Smart Factory serta Smart Perdagangan yang dapat dicerminkan pada Sistem Informasi Perdagangan Antar Propinsi (SIPAP) dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok (SISKAPERBAPPO), dari segi marketplace Jawa Timur juga telah bekerjasama dengan PT. Bukalapak untuk pengembangan UMKM dan promosi produk unggulan Jawa Timur sehingga Propinsi Jawa Timur mendapatkan penghargaan dari Asia Competitiveness Institude (ACI) sebagai Propinsi peringkat 1 untuk kategori tingkat kemudahan berbisnis (Ease of doing business), untuk itu terimakasih atas dukungan dari masyarakat dan stakeholder terkait untuk mewujudkan Jawa Timur menjadi semakin jaya.

Sebagai keperpihakan pemerintah terhadap masyarakat, pemerintah Propinsi Jawa Timur juga melakukan kolaborasi terhadap pembiayaan kepada pelaku UMKM, diantaranya melalui KUR, Program Dana Bergulir, Loan Agreement, Paket Kredit Petani Jawa Timur.

Antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap program kredit lunak sangat tinggi dan responsif untuk pengembangan usaha pelaku UMKM, salah satu diantaranya adalah kredit untuk nelayan Jawa Timur, adapun realisasi KUR yang tersalurkan di Jawa Timur per Desember 2018 mencapai angka Rp. 20,366 Triliun dan menjadikan Propinsi Jawa Timur sebagai penyalur KUR terbesar no. 2.

Dilihat dari Struktur Tenaga Kerja di Jawa Timur kurang lebih 32,49 % masyarakat Jawa Timur bergerak di sektor pertanian secara luas, tetapi share terhadap PDRB masih didominasi oleh sektor industri maka dari itu perlu perhatian khusus dalam setrategi pengembangan dan pemberdayaan di sektor pertania secara luas, dengan adanya kredit lunak KUR dan program pembiayaan lainnya diharapkan dapat menjadikan stimulasi bagi peningkatan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur.