Produksi Ikan

Rapat Pembinaan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan Tahun 2019

Penulis : , | 31/03/2019 21:25

PPN Brondong- Di Balai Pertemuan Nelayan PPN Brondong dilaksanakan rapat Pembinaan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan terkait Relokasi Pembongkaran Ikan di PPDI/TPI Higienis, Jumat, (8/3/2019).

Rapat Dipimpin oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Bpk. Dedi Sutisna,A.Pi, dihadiri oleh Kabid Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Lamongan, UPT TPI Lamongan, Muspika Brondong, Kasat Polairud, Kepala Satker PSDKP Lamongan, Perum Perindo Cab. Brondong, Ketua KUD Mina Tani Brondong, Kamladu Brondong, Ketua HNSI Lamongan, Ketua RN Brondong,  Blimbing dan Kandangsemangkon, Perwakilan Nelayan Cantrang, Perwakilan Nelayan Pancing, Perwakilan Nelayan Gendong dan Perwakilan Suplier. 

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Dedi Sutisna, dalam arahannya berharap agar nelayan segera melaksanakan relokasi ke TPI Higienis, karena sarana dan prasarana penunjang yang diharapkan nelayan sudah dilakukan perbaikan, seperti:

  • Pelebaran pintu keluar gedung TPI Higienis sudah dilakukan
  • Penyiapan kantor administrasi KUD “Mina Tani” sudah dilakukan
  • Pembuatan plengsengan untuk keluar gedung TPI Higienis sudah dilakukan
  • Pengurangan sekat ruang sorter sudah dilakukan
  • Penambahan penerangan dalam gedung TPI Higienis sudah dilakukan
  • Penyiapan air tawar dan air asin sudah dilakukan.

Kabid Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Kab. Lamongan, Ir. Arif Soedjanarta, MM, menyampaikan sebelum relokasi akan dilakukan sosialisasi terutama pada kuli pikul agar mereka tidak kehilangan pekerjaannya.

Selanjutnya akan dibentuk tim penertiban yaitu mulai dari kapal tambat sampai dengan ikan keluar dari TPI, dan Dinas Perikanan akan memberikan Hibah sebanyak 5000 Basket/trays dan berharap agar nelayan bisa menandai masing-masing trays miliknya agar saat jual beli ikan tidak terjadi kekeliruan sampai kehilangan ikannya karena keranjangnya sama,’’jelasnya.

Ketua KUD “Mina Tani”, Kasulasah, dalam arahannya menyampaikan bahwa KUD dalam kapasitasnya adalah sebagai operator dalam pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Dan berharap kepada Pemda agar Perda tentang Distribusi yang 5 % menjadi 3%.

Ada beberapa permintaan dari perwakilan baik itu nelayan Cantrang, Rawai/pancing, Gendong juga kapal harian agar kapal-kapal itu diberi tempat/ zona masing-masing alat tangkap agar tidak berebut. Bagi Suplier yang belum mendapatkan outlet, untuk sementara dapat menggunakan Hall TPI Higienis untuk pengepakan ikannya.

Untuk mengahiri rapat maka dapat diambil keputusan yang disetujui bersama bahwa akan dilakukan relokasi pada bulan Juni setelah Lebaran Idul Fitri. Setelah rapat pembinaan dilanjutkan dengan peninjauan lapanganke lokasi TPI Higienis.