Produksi Ikan

Sosialisasi Pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Penulis : , | 28/02/2019 21:32

PPN Brondong-(28/02/2019), di Balai Pertemuan Nelayan PPN Brondong dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Kamis,(28/02/2019).

Kegiatan ini di pimpin oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Nusanatar Brondong, Dedi Sutsina,A.Pi, dihadiri oleh tim asistensi pemenuhan dokumen pembangunan menuju WBK dari Inspektorat Jenderal Perikanan Tangkap, Farida Farid, S.Pi, M.T, M.P.P, dan Ahmad Gilang Massagonie, S.IP, dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ir. diikuti oleh seluruh pegawai baik PNS maupun TKK.

Inspektur II, Ir. Nur Arif Azizi,M.M, Sebagai pemateri menyampakan bahwa yang dimaksud dengan Menuju Wilayah bebas dari korupsi adalah Merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja pada instansi pemerintah yang memenuhi indikasi bebas dari korupsi dan melayani publik dengan baik.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa untuk memperoleh predikat WBK maka unit kerja harus memenuhi sebagian besar  Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Pelayanan Publik.

Untuk membangun unit yang berintegritas dan berkualitas pelayanan prima diperlukan adanya:

1.  Manajemen Perubahan untuk memastikan perubahan yang dilakukan dapat berjalan sesuai tujuan perubahan.

 Untuk itu maka diperlukan Indikator yang harus dipenuhi:

  • Tim Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM pada Unit Kerja ;
  • Perencana Pembangunan ZI  Menuju WBK/WBBM  pada  Unit  Kerja ;
  • Pemantauan dan Evaluasi  pelaksanaan Rencana Pembangunan ZI  menuju WBK/WBBM pada  Unit  Kerja ;
  • Peran  serta  aktif  pimpinan  dan  pegawai   pada  Unit Kerja dalam  membuat Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja.

 

2.   Penataan Tata Laksana yang mendorong efisiensi dan mempercepat proses pelaksanaan tugas dan fungsi unit pelayanan, dengan Indikator :

  • Implementasi  atas  Prosedur Operasional Tetap (SOP) Kegiatan  utama
  • Implementasi  E-Office  (Sistem pengukuran kinerja,  Sistem Kepegawaian, Sistem Pelayanan Publik  berbasis sistem informasi)
  • Implementasi  Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik

3.  Penataan Sistem Manajemen SDM, disesuaikan dengan kebutuhan unit pelayanan dalam menghasilkan pelayanan yang berkualitas, dengan indikator :

  • Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan kebutuhan
  • Implementasi Pengembangan pegawai berbasis kompetensi
  • Implementasi Pengukuran  Kinerja Pegawai
  • Implementasi Kebijakan Pola Mutasi  internal
  • Implementasi Penegakan Disiplin
  • Sistem  Informasi  Kepegawaian

4.     Penguatan Akuntabilitas Kinerja, diperlukan adanya manajemen kinerja yang memberikan arahan tentang pengelolaan kinerja pelayanan untuk mencapai hasil yang diharapkan oleh instansinya. Dengan tujuan Meningkatnya  kapasitas dan akuntabilitas kinerja unit kerja, Indikator yang harus dipenuhi:

  • Keterlibatan pimpinan Perencanaan  Kinerja  dan  Monev Pelaksanaannya
  • Implementasi  Manajemen  Kinerja Organisasi (SAKIP)  meliputi Perencanaan, Pengukuran, Pelaporan,  Evaluasi  Kinerja.

5.   Penguatan Pengawasan, diperlukan adanya sistem pengendalian internal untuk memastikan integritas pelayanan. Dengan memenuhi beberapa Indikator:

  • Pengendalian Gratifikasi
  • Penerapan SPIP
  • Pengaduan Masyarakat
  • Whistle- Blowing System
  • Pananganan Benturan Kepentingan

6.         Peningkatan pelayanan publik, Untuk membangun unit pelayanan yang berintegritas dan mampu memberikan kualitas pelayanan yang prima, diperlukan adanya manajemen pelayanan untuk memastikan pelayanan dilaksanakan sesuai dengan aturan.

  • Implementasi Standar Pelayanan
  • Implementasi Budaya Pelayanan Prima dalam memberikan layanan
  • Pelaksanaan Penilaian Kepuasan Pelanggan.

Untuk mengakhiri Presentasinya beliau menyampaikan bahwa, hal penting yang mendukung keberhasilan pembangunan WBK:

  1. Komitmen Pimpinan dan Semua Pegawai
  2. Tidak Hanya Berorientasi Kepada Pemenuhan Dokumen
  3. Segera Menindaklanjuti Temuan Hasil Pemeriksaan