Produksi Ikan

Sosialisasi Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

Penulis : , | 10/10/2018 20:48

Awal bulan oktober, UPT. P2SKP Muncar Banyuwangi mengadakan pertemuan bersama nelayan dari berbagai alat tangkap dan kapal dalam rangka sosialisasi penyadaran hukum terkait perundang-undangan bidang kelautan dan perikanan di Aula UPT P2SKP Muncar. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan kepada nelayan tenyang jenis-jenis alat tangkap ramah lingkungan secara berkelanjutan. Selain para nelayan, pertemuan juga dihadiri oleh Syahbandar, Polair, Satker PSDKP, TNI AL dan HNSI kabupaten Banyuwangi.

Kartono Umar, S.Pi, MAP dan Erlambang, SP, selaku narasumber membagi materi menjadi dua bagian yaitu yang pertama, tentang jenis-jenis alat tangkap ikan yang ramah lingkungan yang disampaiakan bapak Umar, kemudian materi kedua tentang dampak yang diakibatkan penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang bagi lingkungan yang disampaikan bapak Erlambang . Adapun Undang-Undang yang dipakai sebagai dasar hukum adalah syarat alat penangkapan ikan beserta jalur penangkapan sesuai dengan UU Perikanan No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 21 tahun 2004 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 110 Tahun 2016 tentang Alat Keselamatan Kerja di Atas Kapal.

Dalam rangka mewujudkan perikanan tangkap yang berkelanjutan (sustainable fisheries cupture) sesuai dengan ketentuan pelaksanaan perikanan yang bertanggung jawab (FAO Code of conduct for Responsible Fisheries/CCRF) maka eksploitasi sumberdaya hayati laut harus dapat dilakukan secara bertanggung jawab (Responsible fisheries).

Adapun alat analisis yang digunakan menurut FAO (1995) sesuai dengan standar Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) yaitu terdapat 9 (sembilan ) kriteria suatu alat tangkap dikatakan ramah terhadap lingkungan, antara lain :

1. Mempunyai selektifitas yang tinggi
2. Tidak merusak habitat
3. Menghasilkan ikan yang berkualitas tinggi
4. Tidak membahayakan nelayan
5. Produksi tidak membahayakan konsumen
6. By-catch rendah
7. Dampak ke biodiversty rendah
8. Tidak membahayakan ikan-ikan yang dilindungi
9. Dapat diterima secara sosial

Adapun alat tangkap menurut klasifikasi statistik internasional standar FAO yang ramah Lingkungan :

1. Surrounding net (Jaring Lingkar). Contoh : Jaring Lingkar/Puse seine

2. Seine net (Pukat). Contoh : Pukat pantai/Beach seine

3. Dredge (Penggaruk). Contoh : Scoop Nets

4. Falling gear (alat yang dijatuhkan). Contoh : Jala Lempar/Hand cast nets

5. Gill net, entangling nets (jaring insang dan jaring puntal). Contoh : Trammel nets

6. Hook and line (pancing).. Contoh : Pancing (Hand line)

7. Alat tangkap lainnya.. Contoh : Tangan , pisau dan sabit