Produksi Ikan

Tingkatkan Mutu Ikan Hasil Tangkapan, P2SKP Bulu Sosialiasi CPIB ke Nelayan

Penulis : , | 21/08/2018 21:56

Bulu - Nelayan merupakan sebuah profesi yang tidak lepas dengan daerah pesisir, kesejahteraan nelayan sangat tergantung dengan harga jual ikan, dan harga jual ikan berkaitan dengan mutu hasil tangkapan. Sehingga dalam pola rantai diatas kita perlu memperhatikan cara penanganan ikan yang baik (CPIB) agar mutu ikan dan nilai jualnya tinggi. Maka pada hari selasa, 21 Agustus 2018 UPT Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Bulu, dibawah kepala seksi operasional pelabuhan mengundang dan mengajak nelayan, bakul, dan pengolah ikan untuk berbagi ilmu dan Sosialisasi Cara Penanganan Ikan Yang Baik yang sekaligus dipaparkan oleh dua Ahli CPIB, yang pertama Bapak Yuli Hantono, S.Pi dari UPT P2SKP Bulu dan yang kedua Ibu Nurma Chosiyana,S.Pi dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kab.Tuban.

Acara sosialiasi dibuka oleh Kepala UPT Ibu Dra.Supinah, dengan moderator Bapak Agus Subagijo,S.Pi. Kegiatan ini yang dihadiri kurang lebih 30 Peserta baik bakul, nelayan, pengolah ikan, dan pemerintah desa serta pengelola TPI yang terlibat agar ikut serta mensosialisaikan secara bertahap ke masyarakat nelayan tentang CPIB dan kebersihan ikan hasil tangkapan agar tidak terkontaminasi zat kimia atau hal lainnya. Peserta antusias dalam melakukan tanya jawab.

 

Selain itu dalam sambutannya Kepala UPT mengatakan "Bulan Oktober depan kita akan melakukan pengambilan sample ikan dari hasil tangkapan bapak-bapak nelayan, untuk kami tes ke laboratorium mini".

 

Dalam paparannya bapak Yuli menjelaskan penerapan sistem rantai dingin dan sanitasi hygiene dalam bisnis usaha perikanan diharapkan kesegaran ikan sejak ditangkap sampai ke tangan konsumen dapat dipertahankan, dapat mengurangi tingkat kerusakan ikan (losses), meningkatkan nilai jual ikan, mutu hasil olahan yang lebih baik, meningkatkan ekspor yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Sistem rantai dingin merupakan suatu system yang dirancang untuk menjamin bahwa seluruh proses mulai dari proses penangkapn di laut, pengolahan sampai dengan distribusi produk ikan beku (frozen fish) sampai dengan tiba di Negara pengimport akan berlangsung secara utuh dan fungsional sesuai standar yang diinginkan.